berbagai informasi kami sajikan di sini

INDONESIA

Thursday, January 16, 2020

KE GUNUNG LAWU JUMLAH GANJIL ?? HATI – HATI

KE GUNUNG LAWU JUMLAH GANJIL ?? HATI – HATI




Kembali lagi di blog abstrak benget, kali ini kami akan membagikan pengalaman yang cukup aneh dan menegangkan di area gunung lawu jawa tengah & jawa timur. Sebelum kita lanjut ke ceritanya seperti yang kita ketahui bersama gunung lawu mempunyai ketinggian 3265 MDPL dan terletak di 2 provinsi yaitu jateng dan jatim. Setidaknya ada 5 jalur resmi untuk mendaki gunung lawu yaitu, cemoro kandang, cemoro sewu, candi ceto, jogorogo, singolangu.
Kejadian ini terjadi sekitar pertengahan 2016 waktu itu saya dan 2 teman saya yang sama – sama baru pertama kali mendaki gunung berencana mendaki gunung lawu. Sebut saja saya budi dan 2 teman saya bambang dan joni, kami bertiga orang asli daerah setempat yah tidak begitu jauhlah dari gunung lawu hanya 1 jam perjalanan pakai motor. Kami tiba di basecamp cemoro sewu pukul 08.00 wib, kondisi basecamp sangat sepi karena waktu itu kami mendaki pada hari rabu jadi wajar saja jika kondisi pendakian sepi. Kami bertiga ini tergolong 0 dalam hal pendakian kami mendaki tidak membawa tenda dan alat safty lainnya, kami hanya bermodal niat dan tekat. Tak lama setelah sampai di bc kami langsung regestrasi awalnya petugas tidak mengijinkan kami untuk naik karena peralatan yang minim bujuk rayu kita gunakan dan akirnya kita di perbolehkan naik karena warung di sendang drajat waktu itu kebetulan buka dan ada sekitar 10 an pendaki yang sudah naik dengan catatan sebisa mungkin untuk tidak came.  
Singkat cerita kita sampai di pos 1 dan kami berhenti sejenak di warung untuk ngopi dan makan gorengan, puas ngopi kita lanjut ke pos 2 di perjalanan ke pos 2 bambang sering meludah sembarangan aku sudah ingatkan kalo di gunung jangan sembarangan tetapi kurang di indahkan. Di tengah perjalanan ke pos 2 kami bertemu dengan 2 pendaki asal ngawi yaitu bima dan roni karena kita sama sama kelompok kecil akhirnya kami memutuskan untuk mendaki bersama mulai dari pos 2 rombongan kami berjumlah 5 orang. Kami tiba di pos 3 di pos 3 kami sejenak makan dan minum sembari menikmati pemandangan.
Tak perlu waktu lama kami pun lanjut ke pos 4 di tengah perjalanan ke pos 4 kami bertemu burung jalak ( yang sering ke gunung lawu pasti pernah ketemu ) waktu itu saya tidak tahu kalo burung itu bukan burung sembarangan niat hati ingin kudekati tapi mas bima melarangku sembari menatap tajam, tak lama setelah itu kami bertemu 2 orang bapak – bapak porter warung yang meminta kita untuk turun saja atau came di sekitar sini karena di atas cuaca tidak menentu, kami berlima berunding sebentar dan memutuskan untuk lanjut benar saja tak lama kita berpisah dengan bapak porter warung kabut mulai turun padahal tadi cukup cerah. Sampailah kami di sendang drajat karena kabut semakin pekat kamipun isirahat sejenak di warung tidak langsung submit.
Sekitar setengah 3 kita mulai naik ke puncak walaupun masih berkabut. Sampai di puncak kami tidak lama hanya sedikit foto dan langsung kembali ke warung karena suasana masih berkabut. Sesampainya di warung kita hendak pamit untuk turun tapi pak jaga warung Tanya apa ndak tidur sini saja ini dah sore terlebih kalian ganjil,,, sontak kami pun juga agak takut mendngarnya...

LANJUT KE BAGIAN 2

Share:

0 comments:

Post a Comment

Definition List

Unordered List

Support